Archived entries for 365 Project

Pending 365 Project

Ya, 365 Project saya terpaksa harus saya pending, hal ini dikarenakan kamera yang biasa saya pake sedang “berobat” untuk waktu yang tidak bisa ditentukan :(
pending bukan berarti batal, suatu saat setelah selesai berobat, pasti saya lanjutkan lagi project ini, salam njepret !

Day 30 #365Project

Entah sejak kapan, gerai jajanan di bioskop tanah air cenderung Hollywood Minded, saya kadang berpikiran, tentu akan sangat menarik minat saya sebagai manusia ndeso seandainya gerai jajanan tersebut menjual makanan khas Indonesia, seperti : Klepon, Gandasturi, Tahu Isi, Tempe Goreng, Bandrek, Kopi Panas dsb, it’s gonna be more interesting than American Pop Corn & Soda ! :D

Day 29 #365 Project

Posting kali ini berupa screen capture dari ponsel saya, sebuah kabar gembira (gosipnya sih sudah lama) Apple akan mengakuisisi “Tweetie” menjadi aplikasi native selayaknya “Twitter For Blackberry” saya sendiri menjadi pengguna Tweetie sudah sejak 1 tahun silam (untuk versi Desktop di Macbook saya),  karena sudah terbiasa dengan tampilan versi desktop, maka begitu mendapat kesempatan memiliki produk ponsel dari Apple saya pun mencari aplikasi ini di iTunes, dari sekian banyak aplikasi Twitter untuk iPhone yang tersebar di iTunes Store saya tetap jatuh cinta terhadap Tweetie ini.  Karena baik versi desktop maupun iPhone dua-dua nya mempunyai tampilan yang simple & elegan!
Dapatkan Tweetie disini

Day 28 #365Project

Siapa suruh KREDIT Mobil ? :P

Day 27 #365Project

Ojek Bioskop Sampai Rambu Berikut! :D

Day 26 #365Project

Day 25 #365Project

Senja merah jingga, pertanda hari akan berganti, saat nya musafir ini pulang menuju peraduan, untuk esok kembali berkarya :)

Day 24#365Project

Tak jelas darimana kedai ini berasal, impor atau kah lokal?
Lidah ndeso saya tidak bisa berbohong, ditengah makin maraknya warung-warung kopi impor atau pun seolah-olah impor di ibukota, saya tetap cinta akan cita rasa kopi tubruk khas Indonesia, what about you? :)

Day 23 #365Project

Entah sejak kapan kolong jembatan, kolong flyover, kolong skywalk, dan kolong-kolong lain nya di Jakarta berubah fungsi menjadi tempat berteduh buat pengendara kendaraan roda dua ketika hujan deras melanda, sehari-hari saya juga seorang bikers, namun hingga sejauh ini saya enggan untuk berteduh di kolong, selain tidak elite dan tak sedap dipandang :P hal itu juga sangat-sangat mengganggu kelancaran lalu lintas dan tidak aman (semoga pelaku neduh di kolong memikirkan hal ini)

Memang, pada saat anda neduh, dan mendengar klakson dari kendaraan roda empat, anda pasti akan sangat berpikir betapa arogan nya mereka, namun sesungguhnya anda lah sejati nya yang maha arogan, tak ada kamus nya dalam undang-undang lalu lintas di negeri kita yang memperbolehkan kolong kolong jembatan dan flyover berubah fungsi menjadi tempat berteduh ketika hujan tiba. Ya, anda sungguh arogan memblokir jalan untuk berteduh, sementara pengendara lain harus bermacet-macet ria karena tindakan tidak populer yang anda lakukan, rasanya gondok ! Tak percaya? silahkan sewaktu-waktu naik lah angkutan umum / kendaraan roda empat ketika hujan lebat melanda :P

*Warung rokok, Masjid sekalian nunggu waktu sholat, Emperan toko mungkin lebih manusiawi dan gagasan yang lebih pintar ketimbang anda harus meneduh di kolong jembatan yang berimbas pada lumpuhnya lalu lintas Ibukota yang sudah kusut ini.

Day 22 #365 Project

Terima Kasih Tuhan atas segala rizki dan karunia yang telah engkau berikan padaku, hingga akhirnya masih dapat merasakan lezatnya bebek panggang ini :D (*sementara lupakan saja urusan kolesterol)
Mari makan :)



Please don't steal my content, they're worthless ~ Anima

RSS Feed ~ Me ♥ Wordpress ~ Thanks to Rodrigo Galindez.