Latest Entries

Day 23 #365Project

Entah sejak kapan kolong jembatan, kolong flyover, kolong skywalk, dan kolong-kolong lain nya di Jakarta berubah fungsi menjadi tempat berteduh buat pengendara kendaraan roda dua ketika hujan deras melanda, sehari-hari saya juga seorang bikers, namun hingga sejauh ini saya enggan untuk berteduh di kolong, selain tidak elite dan tak sedap dipandang :P hal itu juga sangat-sangat mengganggu kelancaran lalu lintas dan tidak aman (semoga pelaku neduh di kolong memikirkan hal ini)

Memang, pada saat anda neduh, dan mendengar klakson dari kendaraan roda empat, anda pasti akan sangat berpikir betapa arogan nya mereka, namun sesungguhnya anda lah sejati nya yang maha arogan, tak ada kamus nya dalam undang-undang lalu lintas di negeri kita yang memperbolehkan kolong kolong jembatan dan flyover berubah fungsi menjadi tempat berteduh ketika hujan tiba. Ya, anda sungguh arogan memblokir jalan untuk berteduh, sementara pengendara lain harus bermacet-macet ria karena tindakan tidak populer yang anda lakukan, rasanya gondok ! Tak percaya? silahkan sewaktu-waktu naik lah angkutan umum / kendaraan roda empat ketika hujan lebat melanda :P

*Warung rokok, Masjid sekalian nunggu waktu sholat, Emperan toko mungkin lebih manusiawi dan gagasan yang lebih pintar ketimbang anda harus meneduh di kolong jembatan yang berimbas pada lumpuhnya lalu lintas Ibukota yang sudah kusut ini.

Day 22 #365 Project

Terima Kasih Tuhan atas segala rizki dan karunia yang telah engkau berikan padaku, hingga akhirnya masih dapat merasakan lezatnya bebek panggang ini :D (*sementara lupakan saja urusan kolesterol)
Mari makan :)

Day 21 #365Project

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara.

Paspor berisi biodata pemegangnya, yang meliputi antara lain, foto pemegang, tanda tangan, tempat dan tanggal kelahiran, informasi kebangsaan dan terkadang juga beberapa informasi lain mengenai identifikasi individual. Ada kalanya pula sebuah paspor mencantumkan daftar negara yang tidak boleh dimasuki oleh si pemegang paspor itu. Sebagai contoh, dahulu pemegang paspor Indonesia sempat dilarang berkunjung ke negara Israel dan Taiwan.

*wikipedia

Day 20 #365Project

Kwaci / Kuaci, entah darimana asal-usul cemilan jadul ini, saya kira sudah lenyap ditelan zaman, namun ternyata cemilan ini tetap eksis di supermarket-supermarket ibukota, berdasarkan hasil googling, konon katanya si kwaci ini punya banyak sekali gizi yang di kandung di dalamnya, penasaran? silahkan baca disini

Day 19 #365Project

Outback Steakhouse Founded in February 1988 in Tampa, Florida, by Bob Basham, Chris T. Sullivan, Trudy Cooper and Tim Gannon, it is owned and operated in the United States by OSI Restaurant Partners, and by franchise and venture agreements internationally. In 1997, it entered the South Korean market through the franchise agreement with Aussie Chung Inc. Currently, there are 101 Outback Steakhouse locations throughout South Korea. On June 14, 2007, OSI Restaurant Partners completed a stock repurchase plan, and the company is now privately held.

In March 2009, Outback Steakhouse Canada abruptly closed all 9 locations in the province of Ontario, citing poor economic conditions. In June 2009, an Outback restaurant reopened in Niagara Falls. Three Outback locations continue to operate in Edmonton, Alberta. Canadian Outback restaurants began in 1996.
*wikipedia

Menurut situs resminya Outback Steakhouse Indonesia hanya memiliki 2 Outlet, yaitu di Ratu Plaza dan Mall Pondok Indah.
# Ratu Plaza Shopping Center
Ground Floor Unit G. 010
Jln. Jenderal Sudirman 9th
Jakarta 10270 – Indonesia
Call : (6221) 725 2188
Fax : (6221) 725 7166

#Pondok Indah Mall 1
1st Floor Unit 153 B
Jln. Metro Pondok Indah Blok III B
Jakarta 12310 – Indonesia
Call : (6221) 750 6771
Fax : (6221) 750 6773

Jakarta Toys & Comics Fair 2010

Sesuai janji saya di postingan sebelumnya, hari ini saya upload foto “oleh-oleh” dari Jakarta Toys & Comics Fair 2010




Di pintu keluar Jakarta Toys & Comics Fair 2010 saya menemukan sebuah pemandangan yang ironi, ketika di dalam gedung terdapat banyak sekali mainan-mainan anak, baik yang bersifat edukasi, maupun hanya sebuah pajangan. Dua bocah ini seolah menyadarkan saya bahwa hanya sekian persen anak indonesia yang bisa “mencicipi” mainan-mainan mahal tersebut.

Jangankan mainan, untuk biaya sekolah saja terkadang sulit, meskipun secara kecerdasan mereka mampu, namun banyak kita dengar anak putus sekolah karena kesulitan finansial yang disebabkan oleh kian melambung nya biaya pendidikan, ironis ! :(

Day 18 #365Project

Dulu dicaci, kini dinanti :D
Hihihi..saya masih ingat ketika proyek busway ini akan berjalan, gubernur DKI Jakarta pada saat itu Bung Yos, seolah tidak mendengar masukan, atau pun makian dari mereka-mereka yang merasa jalur kendaraan nya “direbut” oleh jalur busway. Waktu berlalu, hari ini rasanya semakin banyak warga yang membutuhkan akan angkutan satu ini, saya pribadi malah mengharapkan rute busway ini diperluas hingga menjangkau daerah-daerah sub urban, misalnya BSD daerah tempat dimana saya tinggal, hehe..selain murah, angkutan ini menurut saya cukup nyaman dan manusiawi baik dari segi ongkos dan segi kelayakan jalan kendaraan jika dibandingkan dengan angkutan-angkutan umum di Jakarta lainnya.

Mungkin akan menjadi alternatif yang sangat rasional ketimbang kita menunggu hadirnya MRT semacam di negeri singa ataupun proyek monorel yang tak kunjung kelar itu :P
Salam

Day 17 #365Project

Hari ini saya pergi ke Jakarta Toys & Comics Fair 2010, ya pameran komik dan mainan (*mungkin lebih banyak mainan nya)
hehe..niatnya saya kesana cuma mau nyari komik jadul berjudul LIMA SEKAWAN, namun rupanya hanya Action Figure / Die cast yang banyak saya jumpai, stand komik sangat sedikit, dan sepi peminat. Pertanda menurun nya minat baca komik kah ? :D

Foto-foto tentang pameran yang lebih banyak akan saya posting di postingan mendatang, hari ini satu dulu saja guna melunasi “hutang” #365Project saya :D

Day 16 #365Project

Trotoar !
Satu kata itu mungkin sudah akrab di telinga kita, ada ribuan trotoar di Jakarta namun sayangnya hanya sedikit yang “manusiawi” untuk pejalan kaki, menurut saya trotoar di kawasan Gelora Bung Karno ini masuk dalam kategori trotoar “manusiawi” di kawasan Jakarta, meskipun sampah-sampah tetap ada dan tak mengkilat seperti di negara tetangga, di kawasan lain saya sangat jarang menemui yang seperti ini, bau got dan berjubel nya pedagang kaki lima adalah pemandangan lazim, ditambah lagi trotoar sudah menjadi “jalan tol” buat pengendara motor yang kampungan yang tidak sabar menghadapi kemacetan Jakarta yang kian parah.

Ayo berbenah Jakarta !

Tips for 365 Project

I borrow this article from Photojojo

1. Bring Your Camera Everywhere
Yes, everywhere. Get in the habit. Grocery stores, restaurants, parties, work, and school. Going to a movie theatre? Snap a pic of the flick with your phone–there are photo-ops everywhere. If you have one of those tiny tiny cameras, you have no excuse not to have it in your pocket all the time. And if you don’t? Camera phones are a great substitute.

2.  Make Posting Easy
You can install blog software like Movable Type or WordPress on your own site and create an entry for each photo, but for true ease of use, try a photo sharing site. Flickr will let you post a week’s worth of photos in 2 minutes flat, and fotolog and Photoblog.com are geared toward a photo-a-day workflow. Making it fast and easy means you’re much more likely to do it.

3. Vary Your Themes
Try to capture the day’s events in a single photo. Perform photographic experiments. Take a photo of someone new you meet, something you ate for the first time, or something you just learned how to do. Take a photo of something that made you smile. And don’t forget to take a photo of yourself at least once a month so you can remember how you’ve changed, too.

4. Tell a Story
Use your blog entry, or your photo description, to explain what’s going on in each day’s photograph. How good did that dinner taste? What made you want to take a photo of that stranger? It’ll help you remember down the road, and it gives friends following along a better appreciation of why you took the photo you did. You don’t need to write a lot, just enough to add some color.

5. Don’t Stop, No Matter What
This is perhaps the most important tip of all. You will get tired of taking a photo every single day. Some days, you will consider giving up. Don’t. The end result is worth the effort. Remind yourself why you wanted to do it in first place.

There will be times you’ll think there’s nothing interesting left to take a photo of, and times you’ll think you didn’t do anything exciting enough to take a photo of. There’s always a great photo to be made.

Get out of the house and take a walk. Or stay inside and look around. Take a photo of something important to you. Take a photo of the inside of your house so you can see how your taste has changed over the years. Take a photo of anything, just don’t stop.

N.b. It helps if you’ve told your friends about the project and asked them to follow along. Their encouragement will keep you going!

6. Post early, post often
Plan on going through and posting your photos at least once a week so you don’t get backlogged and feel overwhelmed. Ideally, post every day or two. Again, spend the time up front to make sure it’s quick and easy to post. It’ll make all the difference. ?



Please don't steal my content, they're worthless ~ Anima

RSS Feed ~ Me ♥ Wordpress ~ Thanks to Rodrigo Galindez.